Skinpress Rss

Showing posts with label arrtikel. Show all posts
Showing posts with label arrtikel. Show all posts

Wednesday, November 22, 2017

BLOG SONIA || Ternyata Begini Peran Seorang Guru Sebenarnya

0

Guru Berperan Vital dalam Pendidikan Karakter Siswa

sumber photo : https://www.brilio.net/wow/pertanyaan-anak-sd-ini-uji-level-kecerdasanmu-coba-jawab-kalau-bisa-170828p.html

Pemerintah menilai bangsa Indonesia sebagai bangsa yang besar di kawasan Asia Tenggara perlu merevitalisasi pendidikan karakter bagi generasi mudanya. Melalui proses pendidikan karakter bangsa, generasi muda Indonesia dididik untuk memiliki kemampuan yang optimal dalam mengembangkan dan memberdayakan potensi dirinya.

Pendidikan karakter bangsa dilaksanakan agar generasi muda dapat berkontribusi signifikan pada bangsa dan negara.

Pendidikan karakter menjadi bagian yang integral untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia yang mandiri, berdaya saing, dan berperadaban unggul dalam percaturan global, berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.


Namun, kondisi faktual saat ini masih sangat jauh dari harapan tersebut, sebab dalam kenyataannya pendidikan karakter bangsa belum dilaksanakan secara optimal.

Pendidikan karakter tidak didukung dengan sistem pembelajaran yang dinilai belum efektif membangun karakter peserta didik.

Bukti terjadinya degradasi moral seperti penyalahgunaan narkoba, radikalisme pelajar, pornografi dan pornoaksi, plagiarisme, dan menurunnya nilai kebanggaan berbangsa dan bernegara.

Permasalahan tersebut akan semakin kompleks di era globalisasi yang membuka ruang secara terbuka, tanpa ada pembatasan. Bila tidak ada filter dan pondasi yang kuat pada diri generasi muda, maka bakal lebih memperburuk kondisi bangsa Indonesia.


Kebutuhan masyarakat akan pendidikan karakter bangsa yang secara imperatif sebenarnya telah diakomodasi dalam Tujuan Pendidikan Nasional, yang tercantum dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Anas M. Adam menegaskan, pembangunan kualitas manusia Indonesia harus disertai dengan pelaksanaan pendidikan karakter. Oleh karena itu, rumusan tujuan pendidikan nasional menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan karakter bangsa.

Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah pada Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan menilai perlu diadakan Lomba Inovasi Pendidikan Karakter Bangsa bagi Guru Pendidikan Menengah 2017.


Adapun tema yang diangkat adalah “Mengembangkan nilai integritas, kerja keras dan gotong royong melalui inovasi pendidikan karakter bangsa di sekolah sebagai bentuk nyata revolusi mental.” Ia mengatakan, keberhasilan pendidikan karakter bangsa di sekolah akan sangat tergantung pada peranan guru di sekolah.

“Guru-guru selain mengajarkan materi pokok sesuai dengan bidang studinya, mereka juga harus mengisinya dengan karakter apa yang sesuai dengan tema atau topik pembelajaran di kelas atau terintegrasi dalam pembelajaran,” katanya.

Menurut Anas, inovasi guru dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah menjadi sesuatu yang sangat penting dan menentukan dalam upaya menumbuhkembangkan karakter dalam diri peserta didik.

sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2017/11/22/18160711/guru-berperan-vital-dalam-pendidikan-karakter-siswa

BOG SONIA || Merasa Ngantuk Saat Sedang Bosan? Ini Penjelasan Ilmialnya

0

Merasa Ngantuk Saat Sedang Bosan? Ini Penjelasan Ilmialnya

sumber photo : http://kendaripos.co.id/2015/07/31/murid-belajar-siang-dinilai-tidak-efektif/

Apa yang Anda lakukan ketika Anda sedang merasa bosan? Kebanyakan orang berpendapat sama, yaitu ketika mereka bosan, mereka sering kali merasa mengantuk. Padahal sebelumnya tidak ada rasa kantuk itu. Ternyata mengapa Anda mengantuk saat merasa bosan bisa dijelaskan secara ilmiah. Ini dia alasan mengapa Anda akan merasa ingin tidur ketika sedang bosan.
Merasa bosan hingga mengantuk? Ternyata ini alasannya

Dalam sehari, mungkin Anda bisa merasa bosan berkali-kali, ketika menunggu seseorang atau bahkan saat mendengarkan presentasi dan saat rapat di kantor. Coba ingat-ingat lagi, ketika itu terjadi, apa yang Anda rasakan? Apakah tiba-tiba Anda merasa mengantuk? Ya, hal ini sangat wajar terjadi. Ternyata, kondisi ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

Jadi, menurut penelitian yang berasal dari negeri sakura ini, mengantuk saat merasa bosan terjadi akibat sinyal di otak Anda. Fakta ini terungkap ketika para peneliti melakukan percobaan pada tikus. Dalam penelitian tersebut, mereka meneliti aktivitas saraf serta perilaku tikus tersebut. Kemudian, di akhir penelitian diketahui bahwa rasa bosan tersebut yang kemudian merangsang otak untuk membuat Anda lebih mengantuk.
Otak secara otomatis meningkatkan rasa kantuk ketika Anda merasa bosan

Ya, bisa dibilang otak Anda adalah penyebab dari rasa kantuk yang datang tiba-tiba tersebut. Dalam penelitian yang diterbitkan dalam Nature Communications tersebut, ada bagian otak yang disebut dengan nukleus akumbens.

Nukleus akumbens adalah bagian otak yang memiliki berbagai peran, seperti sebagai tempat yang menerima informasi yang menyenangkan dalam otak serta mengatur jumlah hormon adenosin di dalam tubuh. Hormon adenosin adalah hormon yang merangsang Anda untuk mengantuk dan akhirnya tertidur, maka dari itu hormon ini sering kali disebut dengan hormon tidur.

Nah, ketika rasa bosan melanda akibat tidak ada aktivitas menarik yang Anda lakukan saat itu, maka akan berdampak pada nukleus akumbens. Bagian otak itu tidak menerima informasi atau rangsangan yang menyenangkan – sehingga Anda bosan – yang akhirnya membuat kadar adenosin naik.

Ketika kadar adenosin naik dan banyak di dalam tubuh, maka tak lama kemudian, mata Anda akan terasa perih dan mengantuk. Hal ini yang membuat Anda mengantuk saat merasa bosan.
Terus menguap karena mengantuk, padahal sedang rapat. Apa yang harus dilakukan?

Jika Anda bosan di tengah-tengah rapat, maka tanpa Anda sadari rasa kantuk itu datang dan membuat Anda terus menguap. Padahal, Anda sedang berada di kegiatan yang penting. Nah, untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:
Tarik napas dalam-dalam. Ini membuat oksigen dapat masuk dengan baik ke dalam tubuh. Mungkin, saat itu otak Anda kekurangan udara akibat bosan.
Sempatkan untuk minum minuman yang dingin. Jika memang Anda diperbolehkan untuk minum, coba minum air dingin untuk membuat otak menjadi lebih dingin sehingga Anda tak menguap terus.

baca lengkap : https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/merasa-bosan-bikin-mengantuk/

Monday, September 25, 2017

BLOG SONIA || Unuk Apa Pendidikan?

1



PENDIDIKAN, MEMBANGUN
METODE BERFIKIR

Image result for anak sd

sumber foto : https://www.brilio.net/wow/
Anak saya yang baru masuk kelas 1 SMA mengeluh soal pelajaran dan guru di sekolahnya. “Guru tidak menjelaskan, cuma menyuruh kami belajar sendiri, lalu dia memberi kami soal-soal untuk diselesaikan,” keluhnya. Apa yang terjadi dengan sekolah? Konon, ini pola belajar berdasarkan kurikulum 2013.

Entahlah, apa benar demikian atau tidak. Saya tidak melakukan kajian sistematis soal kurikulum. Namun selama mendampingi anak-anak saya belajar, saya perhatikan ada beberapa masalah pada buku-buku pelajaran mereka. Masalahnya adalah, sering adanya lompatan dalam materi pelajaran.

Prinsip belajar adalah bertahap. Setelah paham sesuatu, pelajar dibawa ke tahap selanjutnya. Tanpa memahami sesuatu yang merupakan pendahuluan, sulit untuk memahami materi di tahap berikutnya. Untuk memahami perkalian, misalnya, pelajar harus paham dulu soal penjumlahan. Tanpa pemahaman itu, mustahil dia paham soal perkalian.

Keluhan anak saya, dia belajar soal vektor dalam pelajaran fisika. Tapi gurunya tidak memberi penjelasan soal definisi sinus dan cosinus yang dipakai untuk menjelaskan vektor. Kata gurunya, itu materi yang harus didapat dalam pelajaran matematika. Sementara pelajaran matematika belum sampai ke materi itu.

Akibatnya anak-anak bingung. Bukan hanya anak-anak saya. Teman-temannya bingung semua. Saya jelaskan materinya pada anak saya. Lalu teman-temannya tertarik untuk ikut belajar pada saya.

Keluhan seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Saya sendiri pernah mengalami masalah serupa, yaitu tidak paham materi pelajaran karena penjelasan guru kurang memadai. Apakah ini masalah kurikulum? Tidak selalu. Bahkan sama sekali bukan.

Guru adalah raja di kelasnya. Ia bukan hamba kurikulum. Maka ia tak boleh gagal menjelaskan hanya karena dibatasi oleh kurikulum. Kurikulum itu bukan kitab suci yang harus diikuti kata per kata. Ia hanya panduan besar. Guru boleh keluar dari situ, untuk membangun pemahaman bagi pelajarnya.

Masalahnya, banyak guru yang tidak paham. Banyak yang tidak paham materi yang harus ia ajarkan. Atau, tak paham bagaimana menjelaskannya. Ada banyak guru yang bertahun-tahun bertahan dalam ketidakpahaman. Ia tak berusaha membangun pemahaman bagi dirinya sendiri. Itulah salah satu sebab gagalnya pendidikan kita.

Pendidikan pada dasarnya bukan sekadar soal mengajarkan pengetahuan. Dalam hal fisika, misalnya, bukan soal bagaimana agar para pelajar paham hukum-hukum fisika. Para pelaku pendidikan sering gagal memahami itu. Fokus mereka pada materi pelajaran. Bagaimana menyampaikan materi pelajaran. Bagaimana membuat anak-anak mampu menyelesaikan soal tes.

Jadi, kalau tidak paham, hafalkan saja. Termasuk hafalkan saja cara menyelesaikan soal. Kalau soalnya begini, cara menyelesaikannya begini. Ganti rumus ini dengan angka ini, nanti hasilnya ini.

Situasi itu jauh dari maksud pendidikan. Kita tak mengajari anak-anak kita tentang fisika dengan harapan agar mereka semua jadi ahli fisika. Demikian pula dengan matematika, dan pelajaran lain. Bagian terpenting dari semua pelajaran itu adalah membangun metode berpikir, dengan menjalani prosesnya.

Dalam setiap pelajaran ilmu alam sebenarnya diperkenalkan topik tentang metode ilmiah. Tentang bagaimana pengetahuan tentang sesuatu diperoleh, bagaimana sesuatu diselidiki lalu disimpulkan. Sayangnya, bagian ini pun sering kali hanya menjadi bagian hafalan dalam pelajaran. Ia tidak menjadi fondasi dalam proses belajar selanjutnya.

Tahapan dalam materi pelajaran pada dasarnya disusun untuk membangun metode berpikir. Sepanjang masa belajar para pelajar digembleng untuk menjalani proses berpikir, dilatih untuk berpikir, membangun metode berpikir. Karena itu materi pelajaran tidak sekadar soal isi teori, tapi juga membahas bagaimana teori itu dibangun. Pada teori atom, misalnya, tidak langsung meloncat pada isi teorinya, tapi juga membahas bagaimana sejarah perumusan teori itu.

Sebagian besar anak-anak kita kelak tidak akan bekerja dengan memakai teori atom atau Hukum Newton. Kalau materi pelajaran yang menjadi prioritas, yakinlah bahwa itu akan sia-sia, karena akhirnya tidak akan dipakai dalam hidup. Tapi kalau proses berpikir yang dilatihkan, maka proses itu akan menjadi pola yang melekat sampai kapan pun. Itu akan berguna dalam banyak kesempatan sepanjang hidup.

Para orang tua dan guru harus selalu menyegarkan kembali kesadaran mereka soal ini. Agar mereka tidak tenggelam dalam kesesatan, mengejar target materi, lupa membangun proses berpikir. Ketika harus menjelaskan sesuatu yang pendahuluannya belum dipahami anak-anak, mutlak bagi guru untuk membangun pemahaman soal pendahuluan itu. Kalau tidak, ia tidak sedang membangun metode berpikir.

Sumber: http://edukasi.kompas.com/read/2017/09/14/09481451/pendidikan-membangun-metode-berpikir

Wednesday, August 30, 2017

Gak nyangka ! 5 tips ini bakalan buat kamu menjadi guru kreatif

0

Gak nyangka !! 5 tips ini bakalan buat kamu menjadi guru kreatif 


assalamualaikum wr.wb
Sesungguhnya siswa-siswa yang inspiratif hanya bisa lahir dari guru-guru kreatif
menjadi seorang guru bukanlah suatu hal yang mudah, agar anak murid tidak merasa jenuh akan pelajaran guru harus mengmbangkan ide-ide kreatif mereka.

nah, berikut 5 tips menjadi guru kreatif :


1. Mencintai profesi guru
terlebih dahulu cintai profesi anda, itu akan mudah bagi anda untuk lebih mengembangkan ide - ide kreatif yang anda miliki, jangan cintai juga anak-anak murid nya. :)


2. Jadilah guru yang pembelajar
sempatkan lah di setiap waktu anda untuk menggali pengetahuan, karna guru yang kreatif adalah guru yang tidak selalu puas akan pengetahuan yang ia miliki



3. Berfikir terbuka (open minded)
berfikir luaslah unruk mendapatkan de-ide sebanyak mungkin


4. Menyukai tantangan
guru yang kreatif ialah guru yang menyukai tantangan, baik tantanagn dalam proses belajar mengajar, menghadapi berbagai karakter anak, ataupun tantanagan gajiii.. hehe (uups sorry)


5. Jadilah guru yang komunikatif
kemanpuan komunikasi merupakan tuntutan yang harus dimiliki oleh setiap guru. Maksud komunikatif disini yaitu guru yang tidak suka menggunakan istilah-istilah yang sulit untuk dipahami oleh siswa, apabila ada istilah yang lebih sederhana ia akan menggunakannya untuk lebih dipahami oleh siswa

semoga bermanfaat
terimakasih..