Skinpress Rss

Saturday, September 24, 2016

Resume Struktur Ilmu-Ilmu Sosial (Sejarah, Geografi, Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Politik, Dan Psikologi Sosial)

0




A. Pengertian Struktur Ilmu-Ilmu Sosial

1. Pengertian struktur sosial secara umum

       Kata struktur berasal dari bahasa latin (structum). Struktur sosial adalah kumpulan individu dengan pola prilaku yang beragam. Struktur sosial juga dapat diartiakan sebagai sebuah bangunan sosial yang tersusun atas berbagai unsur pembentuk masyarakat.

2. Pengertian struktur sosial menurut para ahli

Pengertian struktur sosial menurut para ahlisebagai berikut:

a. SoerjonoSoekanto→struktur sosial adalah suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat yang mangakibatkan timbal balik dalam masyarakat.

b. Raymond Firth→struktur sosial adalah pergaulan hidup manusia meliputi berbagai tipe kelompok yang terbentuk dari banyak individu, dan meliputi berbagai tipe kelompok serta lembaga. Dimana didalamnya terdapat orang yang ambil bagian.

       Jadi, kesimpulan menurut para ahli diatas bahwa struktur sosial adalah suatu pola hubungan timbal balik antara individu atau kelompok kecil maupun besar sehingga individu atau kelompok tersebut bisa berperan dalam masyarakat.

B. Struktur Ilmu-Ilmu Sosial dalam Berbagai Konseptual

       Pada bagian berikut ini diuraikan beberapa disiplin ilmu sosial. Secera garis besar sruktur dari setiap disiplin meliputi pula contoh-contoh yang tersesun dalam kerangka sebagai berikut :

1. Model inkuri

       Model inkuri yaitu, model pembelajaran penemuan. Pembelajaran inkuri membuat siswa untuk bisa mencari dan menyelidiki suatu masalah dengan cara sistematis, kritis, logis, dan di analisis dengan baik.

Model inkuri terdiri atas 2 bagian:

a. Masalah yang dipertanyakan

b. Metode (alat) penelitian

2. Struktur ilmu pengetahuan

Terdiri atas 2 bagian :

a. Konsep

Adalah: Penanaman (pemberian tabel) terhadap sesuatu untuk membantu manusia mengenal dan memahami sesuatu tersebut.

b. Generalisasi

Adalah: Sebuah pernyataan yang disusun dari sejumlah konsep yang membentuk makna tertentu masih perlu diuji atau dibuktikan kebenarannya melalui proses penelitian.

       Uraian dibawah ini, hanyalah struktur yang bersifat umum. Semua daftar pertanyaan, metoda, konsep, dan generalisasi tentu saja belum lengkap. Namun beberapa contoh dapat mewakili dan menyajikan untuk mengembangkan tujuan pengetahuan bagi pembelajaran IPS.

       Berikut pembahasan tentang disiplin ilmu-ilmu sosial secara konseptual.

1. Struktur ilmu sosial Sejarah

       Sejarah adalah studi tentang kehidupan manusia dimasa lampau.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Apa yang sebenarnya terjadi di masa lampau?

2) Sejauh mana sebab dan akibat dari peristiwa-peristiwa masa lalu dapat dibentuk?

3) Apakah masyarakat yang besar mencipakan peristiwa yang besar?

b. Metode penelitian

1) Analisis dokumen umum

2) Analisis dokumen pribadi

3) Analisis peninggalan-peninggalan bangunan

4) Wawancara

5) Observasi peristiwa-peristiwa sekarang

c. Konsep-konsep sejarah

       Perubahan, waktu, masa lampau, penyimpangan pribadi, nilai-nilai, penyimpangan budaya, peristiwa sejarah, abad, kepercayaan, sebab dan akibat, catatan sejarah, parang saudara, pertempuran, pemimpin agama, karya seni, penjelajah, pemimpin sosial, kemajuan, peperangan, sisrem ekonomi, pemerintahan, pemimpin politik, kekuasaan, perjanjian dan masih banyak lagi.

d. Generalisasi

1) Perubahan yang terus menerus telah menjadi kondisi yang umum bagi masyarakat manusia selamanya

2) Peristiwa sejarah yang komplek tidak dapat dijelaskan satu persatu hubungan sebab akibat yang sama

3) Peristiwa-peristiwa masa lampau mempengaruhi peristiwa-peristiwa masa kini

2. Struktur ilmu sosial Geografi

       Geografi itu sendiri adalah mempelajari permukaan bumi dan bagaimana manusia mempengaruhi serta dipengaruhi oleh lingkungan fisiknya.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Mengpa manusia hidup ditempat itu?

2) Mengapa penduduk manusia tersebar tidak merata?

3) Sejauh mana bumi membagi manusia?

4) Sejauh mana manusia membagi dunia?

b. Metode penelitian:

1) Survey

2) Kerja lapangan

3) Pemetaan

4) Table dan grafik

5) Deskipsi wilayah

c. Konsep Geografi

       Bentuk tanah, sumber-sumber alam, peta, sumber-sumber air, symbol peta, arah, wilayah waktu, ras, lokasi, iklim, penduduk, sistem transportasi, pegunungan, samudra, gurun, sungai, hutan, garis lintang dan garis bujur, ketinggian tanah, peternakan, tumbuh-tumbuhan, panen, jalur perdagangan, pola pemukiman, pekakas, penggunaan jalan, migrasi, belahan bumi, dan masih banyak lagi

d. Generalisasi

1) Karena kemajuan pembangunan ekonomi, manusia terus menerus mengubah permukaan bumi (dengan membuka lahan, membangun bendungan, mengotori udara dan air)

2) Pekembangan perternakan mengakibakan perubahan dalam kegiatan mencari nafkah dan pola-pola pemukiman

3. Struktur sosial Ekonomi

Ekonomi sendiri adalah adalah stuatu studi tentang bagaiman langkanya sumber-sumber dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan-keinginan manusia yang tidak terbatas.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Bagaimana manusia mengalokasikan sumer-sumber yang langka dalam kondisi permintaan yang tidak terbatas?

2) Bagaimana para konsumen memutuskan tentang apa dan berapa banyak harus melakukan konsumsi barang?

3) Bagaimana barang dan jasa diproduksi didistribusikan kepada masyarakat konsumen yang memerlukan?

b. Metode penelitian:

1) Survey

2) Studi kasus

3) Pengembangan dan pengujian model secara teoritis

4) Perbandingan antar bangsa

5) kontruksi table, bagan, dan grafik

c. KonsepEkonomi

       Kelangkaan, jumlah produsen, jumlah permintaan, jumlah penawaran, kebutuhan ekonomi, komsumsi, upah, spesialisasi, pembeli dan penjual, produkdi, barang kepentingan umum, penghhematan, pasar, bunga, harga kesempatan pajak, pengangguran, sistem ekonomi, kemiskinan, barter, pertubuhan ekonomi dan banyak lagi.

d. Generalisasi

1) Perubahan teknologi sering mengakibatkan peningkatan produktivitas dan perubahan dalam jenis barang yang dihasilkan

2) Alattukar (uang) diperlukan dalam ekonomi yang berdasarkan pada spesialisasi dan perubahan

4. Struktur ilmu sosial Antropologi

       Antropologi yaitu pempelajari tentang budaya manusia yang dimulai dari kebudayaan pra-sejarah (kebudayaan yang diciptakan sebelum lahirnya zaman sejarah) sampai kebudayaan pada zaman modern sekarang ini.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Apakah hakekat kebudayaan?

2) Bagaimana kebudayaan itu berkembang dan berubah?

3) Bagaimana limgkungan alam itu mempengaruhi kebudayaan?

b. Metode penelitian

1) Observasi tentang prilaku sekitar

2) Wawancara

3) Penggalian

4) Analisis bahasa

5) Deskripsi aspek-aspek fisik tentang budaya (perkakas, perumahan)

c. KonsepAntropologi

       Kebudayaan, sifat-sifat kebudayaan, kelurga kecil, artefak, tingkat perkembangan teknologi, praktek pemeliharaan anak, difudi, tradisi, perumahan, pakaian, bahasa, kebiasaan dan sebagainya.

d. Generalisasi

1) Dengan kebudayaan (suatu sistem kepercayaan, nilai, kebiasaan, dan prilaku) anggota masyarakat dapat berinteraksi dengan sesamanya dan dengan lingkunagan fisik umtuk memperoleh kebutuhan dasar hidup

2) Apabila manusia tidak memiliki kecakapan untuk mengembangkan bahasa yang komplek, manusia tidak dapat mengembangkan kebudayaan

5. Struktur ilmu sosial Sosiologi

Sosiologi yaitu mempelajari prilaku manusia dalam kelompok-kelompok.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Bagaimana inovasi teknologi mempengaruhi institusi sosial?

2) Bagaimana kelompok-kelompok membuat keputusan ?

3) Bagaimna kelompok memecahkan masalah?

4) Bagaimna perubahan dalam institusi terjadi?

b. Metode penelitian:

1) Wawancara

2) Pertanyaan-pertanyaan

3) Observasi partisipasi

4) Studi kasus

5) Studi longitudinal

6) Observasi naturalistic

c. Konsep Sosiologi

       Kelompok, istitusi, sosialisasi, peranan-peranan sosial, kelurga, ras, masyarakat, tindakan kekerasan, nilai-nilai, norma-norma, kelompok, etnik, peranan jenis kelamin, status sosial, konflik kelompok, organisasi sosial, sratifikasi, jumlah penduduk dan lain sebagainya.

d. Generalisasi

1) Perbedaan dalam nilai kelompok (ideologi) bisa mengakibatkan konflik atau tindakan kekerasan

2) Dalam suatu organisasi sosial, tindakan kekerasan dapat meletus apabila perbedaan nilai tidak diselesaikan

6. Sruktur ilmu sosial Politik

       Ilmu politik adalah mempelajari tentang kebijakan umm (public policies). Mereka tertari dengan perkembangan dan penggunaan kekuasaan manusia didalam masyarkat, khususnya yang tercermin dalam peerintahan.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Bagaimana asalnya pemerintahan dan organisasi politik lainnya?

2) Bagaimana pemimpin dan atau organisasi politik memperoleh kekuasaan?

3) Apakah tujuan peayanan dari organisasi politik?

4) Bagaiman keputusan-keputusan politik dibuat?

b. Metode penelitian:

1) Analisis dokumen-dokumen resmi

2) Analisis undang-undang dan keputusan-keputusan pengadilan

3) Analisis sistem

4) Wawancana

5) Survey

6) Studi kasus

7) perbandingan sistem politik yang berbeda-beda

c. KonsepPolitik

       Kekuasaan, organisasi, masyarakat, Negara, bangsa-bangsa, tanggung jawab, kebebasan politik, keputusan kebijakan, aturan mayoritas, hak asasi mansia, proses pengambilan, keputusan partai politik, undang-undang, peraturan, anggota dewan legislativ, pemimpin politik, unit-unit politik, kelompok keagamaan, pemilihan umum, sistim ploitik, pajak, warga Negara, otokrasi, dan lain sebagainya.

d. Generalisasi

1) Kebebasan politik merupakan ide yang dapat dilaksanakan, hanya apabila diimbangi dengan tanggung jawab politik

2) Keputusan-keputusan politik merupakan pertimbangan-pertimbangan nilai

3) Hukum merupakan mekanisme yang efektif untuk perubahan sosial

7. Struktur ilmu sosial Psikologi Sosial

       Arti dari psikologi social adalah mempelajari prilaku individu-individu dan kelompok-kelompok kecil individu.

a. Masalah yang dipertanyakan:

1) Apakah yang membuat seetiap ornag itu berbeda?

2) Factor-faktor apakah yang mempengaruhi konsep diri?

3) Apakah hakekat berfikir itu?

4) Bagaimana belajar itu terjadi?

5) Bagaimana faktor pembawaan, lingkungan, dan lingkungan belajar mempengaruhi prilaku?

b. Metode

1) Observasi naruralistik

2) Eksperimentasi laboratorium

3) Wawancara

4) Pertanyaan tertulis

5) Studi kasus

6) Observasi partisipasi

c. Konsep Psikologi Sosial

       Belajar, prilaku instik, prilaku yang dipelajari, ingatan, pengkondisian kelas, pemecahan masalah, hukuman, sifat-sifat klise, hadiah, stimulus, presepsi, bahasa, respon, pengukuran, motivasi, sikap, perasaan, keterampilan sosial, IQ, perkembangan, keturunan, lingkungan, dan sebagainya.

d. Generalisasi

1) Prilaku lebih memungkinkan dipelajari dan diulang apabila individu memperoleh hadiah

2) Apabila belajar terjadi, maka ada perubahan yang relative tetap dalam kemampuan prilaku


DAFTAR PUSTAKA

Sapriya, dkk. (2006). Konsep Dasar IPS. Bandung: UPI PRESS
Soerjo Soekanto.(2007).Sosiologi suatu Pengantar.Jakarta. PT. Raja Grafindo Persada.Jakarta.

Friday, September 16, 2016

Pengalaman Perdana Menjadi MC di Kampus

0


Tepatnya 1 September 2016 untuk pertama kalinya saya diberikan tugas oleh salah satu dosen yang menjadi panitia kegiatan kuliah umum STKIP Pahlawan Tuanku Tambusai untuk menjadi MC pada kegiatan tersebut.

Semangat saya untuk mengembangkan potensi yang saya miliki untuk menjadi yang lebih baik membuat saya enggan menolak dan tidak menyiakan kesempatan yang diberikan kepada saya.

Tiga sebelum hari Rundown acara diberikan oleh ketua panitia Kuliah Umum Bapak Rizki Ananda, M.Pd. yang juga dosen saya di Semester satu ini mengampu mata kuliah Konsep Dasar IPS, saya berdiskusi dengan dengan panitia yang menunjuk saya mengenai draf kalimat-kalimat yang diucapkan pada saat menjadi MC nanti.

Setelah melalui latihan dan geladi resik walaupun dengan waktu yang singkat, alhamdulillah saya siap untuk menjalankan tugas, walaupun masih agak grogi karena ini pengalaman pertama menjadi MC di Kampus pada awal saya masuk menjadi mahasiswa.



Pengertian Ilmu Sosial dan Studi Sosial

5

PENGERTIAN ILMU SOSIAL (social sciences) 

Ilmu sosial adalah ilmu yang mencakup semua aspek didalam kehidupan mulai dari interaksi antar individu, individu dan kelompok, dan interaksi antara kelompok dan kelompok.


Contoh interaksi antar individu:
Seorang kakak mengajari adeknya belajar IPS
Seorang penjual dan pembeli
Seorang Dokter dengan Pasiennya

Contoh interaksi antar indivu dan kelompok:
Dosen dengan para mahasiswanya
Seorang pramugari memberikan intruksi kepada para maskapai
Penyiar radio dengan pendengarnya

Contoh interaksi antar kelompok dan kelompok
Anggota BEM STKIP dengan anggota BEM STIKES saling bekerja sama
Kelompok A dan Kelompok B saling berdebat 
PMR dan PRAMUKa berkerja sama dalam pemberian bantuan 
Pengertian ilmu sosial menurut beberapa ahli 


Pengertian ilmu sosial menurut para ahli, 
diantaranya:
Menurut, Achmad Sanusi → Ilmu Sosial terdiri disiplin-disiplin ilmu pengetahuan sosial yang bertaraf akademis & biasanya dipelajari pada tingkat perguruan tinggi, makin lanjut makin ilmiah.
Lalu menurut, Peter HermanSosial → ilmu sosial adalah sesuatu yang dipahami sebagai suatu perbedaan namuntetap merupakan sebagai satu kesatuan
menurut, Gross → Ilmu Sosial merupakan disiplin intelektual yang mempelajari manusia sebagai makluk sosial secara ilmiah, memusatkan pada manusia sebagai anggota masyarakat & pada kelompok atau masyarakat yang ia bentuk.
Dan menurut Nursid Sumaatmadja → menyatakan bahwa Ilmu Sosial adalah cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia baik secara perorangan maupun tingkah laku kelompok. Oleh karena itu Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan mempelajari manusia sebagai anggota masyarakat. 
Jadi, pengertian ilmu sosial menurut para ahli dapat disimpulkan bahwa ilmu sosial memang merupakan ilmu yang mempelajari tentang manusia dan kehidupan berinteraksi antar sesama. Dan itu sangatlah saling menguntungkan atau mutualisme, karena manusia tidak dapat hidup sendiri. 

Pengertian ilmu-ilmu sosial

Kita akan membahas tentang ilmu-ilmu sosial yang mendukung terhadap pembangunan pendidikan dan pembelajaran IPS :
Oleh karena itu, pemahaman tentang ilmu-ilmu sosial sebagai berikut:

Antropologi
Antropologi pempelajari tentang budaya manusia yang dimulai dari kebudayaan pra-sejarah (kebudayaan yang diciptakan sebelum lahirnya zaman sejarah) sampai kebudayaan pada zaman modern sekarang ini. Mereka mengkaji kebudayaan pada semua tinggkat perkembangan teknologi, dari zaman berburu dan zaman pengumpulan makanan(gathering) sampai zaman bercocok tanam dan zaman industri. Antropologi dibedakan atas: antropologi sosial, etnografi, antropologi bahasa, antropologi fisik, arkeologi, 

Primatologi.
Ilmu ekonomi adalah stuatu studi tentang bagaiman langkanya sumber-sumber dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan-keinginan manusia yang tidak terbatas. Pentingnya menajemen kelangkaan secara khusus dibagi ke dalam dua bgian: analisis ekonomi dan kebijakan ekonomi. Ilmu sosial ekonomi-dibagi kedalam dua bidang utama: ekonomi mikro dan ekonomi makro.
Geografi
Geografi mempelajari permukaan bumi dan bagaimana manusia mempengaruhi serta dipengaruhi oleh lingkungan fisiknya. Geografi dibagi menjadi dua spesialis pokok: georafi fisik dan geografi budaya (manusia).

Sejarah
Sejarah adalah studi tentang kehidupan manusia dimasa lampau. Para sejarawan tertarik dengan semua aspek kgiatan manusia dimasa lampau: politik, hokum, militer, sosial, keagamaan, kreativitas (berkaitan dengan seni, music dsb).

Ilmu politik
Ilmu politik mempelajari tentang kebijakan umm (public policies). Mereka tertari dengan perkembangan dan penggunaan kekuasaan manusia didalam masyarkat, khususnya yang tercermin dalam peerintahan. Pada saat ini ilmuan politik telah memerluas perhatiannya dengan memasukkan hubungan antara kebijakan umum dan masyarakat.

Psikologi
Psikologi mempelajari prilaku individu-individu dan kelompok-kelompok kecil individu. Disiplin ini kadang didefenisikan untuk meliput semua bentuk prilaku-manusia dan bukan manusia, manusia normal dan abnormal, individu dan kelompok, fisik dan mental.

Sosiologi
Sosiologi mempelajari prilaku manusia dalam kelompok-kelompok. Perhatian utamanya adalah dalam hubungan sosia manusia- seperti diwujudkan sendiri dalam perkembangan dan fungsi dari kelompok dan institusi.

Pengertian tentang studi sosial (social studies)

Pengertian studi sosial secara umum
Berbeda dengan ilmu sosial, studi sosial bukan merupakan suatu bidang keilmuan atau disiplin akademis, melainkan lebih merupakan suatu bidang pengkajian tentang gejala dan masalah sosial. Dalam kerangka kerja pengkajiannya, studi sosial menggunakan bidang-bidang keilmuan termasuk ilmu sosial. 

Pengertian ilmu studi sosial menurut para ilmuan
Berikut adalah pengertian tentang ilmu sosial menurut para ilmuan negara-negara maju:

Jameas A. Banks (1990) dalam bukunya Teaching for the Social Studies, menyatakan bahwa studi sosial sebagai bagian dari kurikulum sekolah dasar dan menengah yang mempunyai tanggung jawab pokok membantu para sisiwa untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai yang diperlukan dalam hidup bernegara di lingkungan masyarakatnya.

Welton & Mallan memantang studi sosial sebagai mata pelajaran gabungan terutama dari: (1)disiplin ilmu-ilmu sosial (2)temuan-temuan yang berasal dari disiplin ilu sosial (3)proses-proses yang dilakukan ilmuan sosial dalam menghasilkan temuan atu pengetahuan itu.

Salah satu karateristik dari definisi studi sosial adalah bersifat dinamis, artinya selalu berubah sesuai dengan tingkat perkembangan masyarakat. Jadi, dapat disimpulkan bahwa studi sosial merupakan bagian-bagian dari ilmu sosial, yang mana bagian-bagian itu dimksudkan untuk pengajaran.


Daftar pustaka:
Sapriya, dkk. (2006). Konsep Dasar IPS. Bandung: UPI PRESS

Soerjo Soekanto(2007).Sosiologi suatu Pengantar.PT. Raja Grafindo Persada.Jakarta.

http://www.pengertianku.net/2014/11/mengenal-pengertian-ilmu-sosial-dan-meenurut-para-ahli.html(diakses tanggal 9 September 2016)